Mantan Presiden Donald Trump memuat naik gambar yang dihasilkan oleh AI yang menunjukkan dirinya berpakaian sebagai papa di platform media sosialnya, Truth Social.
Postingan ini datang pada masa yang sensitif, ketika kardinal sedang bersiap untuk memilih papa berikutnya setelah kewafatan Papa Fransiskus. Gambar tersebut dengan cepat menjadi viral, menarik reaksi lucu dan kritikan dalam talian. Banyak yang melihat tindakan ini sebagai provokasi, terutama mengingat waktu dan penggunaan kecerdasan buatan.
Insiden ini menyorot perdebatan berterusan tentang penggunaan AI dalam pesanan politik dan potensi penyebaran maklumat palsu.
.Jadilah yang pertama membalas perbincangan umum ini.